Program Analisis Potensi Siswa dan Stakeholder MAN IC Bateng

Analisis potensi siswa dari sebuah sekolah pada dasarnya bukan sekadar upaya untuk meraih siswa paling cerdas dari sejumlah siswa yang dimiliki. Analisis pada dasarnya adalah upaya untuk menemukenali siswa yang paling potensial untuk mewujudkan visi dan misi sekolah. Selain itu analisis juga dapat dilihat sebagai upaya untuk memetakan potensi dan kapabilitas siswa, dalam rangka untuk kepentingan penempatan, penjurusan dan penetapan strategi pembelajaran yang dipandang tepat.

Analisis Potensi Siswa adalah upaya untuk mendapatkan siswa yang memiliki kapabilitas untuk dididik menjadi manusia yang unggul, sehingga mampu menjadi calon intelektual terbaik pada jenjang pendidikan yang lebih tinggi dan mampu mewujudkan tujuan Pendidikan Nasional.

Tujuan Analisis Potensi
 
Secara umum, muara dari analisis potensi siswa adalah pengambilan keputusan, baik menyangkut lembaga (sekolah, dinas pendidikan, dan seterusnya ke atas) maupun menyangkut individual siswa. Apapun keputusan yang diambil dari hasil analisis potensi siswa, harus mengarah untuk kebaikan atau kesejahteraan siswa. Adapun tujuan analisis potensi siswa secara khusus antara lain:
  1. Seleksi : seperti untuk memilih siswa baru dalam kegiatan PSB, siswa yang akan diikutsertakan dalam program olimpiade, atau sejenisnya.
  2. Bidang Peminatan, Penempatan dan penjurusan : seperti untuk keperluan penjurusan di sekolah (Bahasa, IPA, atau IPS) atau untuk keperluan penempatan dalam kelompok-kelompok program studi di SMK.
  3. Penyesuaian program : mengubah program yang sudah dirumuskan untuk lebih sesuai dengan kondisi dan karakteristik siswa. Umpamanya mengubah strategi belajar yang semula metode ceramah menjadi studi lapangan atau metode diskusi setelah menganalisis kebanyakan siswa lebih berorientasi pada pengatasan masalah atau inkuiri dan diskoveri, atau setelah mengetahui kecenderungan siswa lebih ke gaya belajar visual serta mengarahkan pola asuh belajar yang sesuai dengan minat siswa.
  4. Pengembangan program : hasil analisis potensi siswa dijadikan dasar untuk membuka program bahasa umpamanya, mengembangkan program pelatihan peningkatan motivasi berprestasi, pelatihan kerja, dan sebagainyaq atau juga sebagai base-line bagi sebuah kegiatan.
  5. Diagnosis : Hasil analisis potensi siswa dapat digunakan untuk mengembangkan program diagnosis dan pembelajaran remedial atau bimbingan dan konseling, manakah diketahui bahwa siswa mengalami hambatan tertentu dalam mengembangkan potensinya dan memerlukan penanganan atau bantuan khusus.
  6. Memotivasi dan meningkatkan minat siswa : dilakukan bersama siswa, analisis potensi siswa dapat membangkitkan motivasi siswa untuk belajar lebih baik atau menumbuhkan minat tertentu terhadap bidang atau objek tertentu; seperti siswa termotivasi untuk lebih giat belajar setelah melihat kecenderungan potensi yang mereka miliki, atau setelah mereka mengetahui potensi yang mereka miliki.
  7. Penelitian : Umpamanya meneliti keterkaitan potensi atau karakteristik tertentu dengan prestasi berlajar, atau meneliti efektifitas metode atau strategi pembelajaran tertentu bagi siswa dengan karakteristik tertentu.
Fungsi
 
Analisis potensi siswa adalah upaya mengidentifikasi potensi yang dimiliki siswa, menganalisis potensi berdasarkan konteks layanan pendidikan (kurikulum pembelajaran, bimbingan dan konseling, manajemen dan supervisi) dan memanfaatkan data hasil analisis untuk kepentingan pembelajaran, manajemen/supervisi, dan layanan bimbingan dan konseling sehingga sekolah mermiliki landasan yang tepat untuk meningkatkan layanan pendidikan yang tepat yang dapat mengembangkan potensi siswa secara optimal. Hasil analisis potensi siswa menjadi landasan bagi setiap pengambilan keputusan tentang siswa, sehingga tercipta pembelajaran berbasis data, bimbingan dan konseling berbasis data, dan pengambilan keputusan sekolah berbasis data.

Manfaat

Analisis potensi siswa dapat memberikan manfaat bagi sekolah dalam:
  • Membuat kebijakan penetapan standar/kategori sekolah
  • Membuat kebijakan penetapan keunggulan sekolah
  • Membuat kebijakan pembinaan sumber daya pendidik di sekolah
  • Penyusunan renstra, program sekolah dan RAPBS
  • Penyusunan RPP oleh guru
  • Penetapan strategi, metode, dan media pembelajaran
  • Penetapan strategi evaluasi keberhasilan pembelajaran
  • Pengembangan program-program layanan bimbingan dan konseling
  • Pengembangan program ekstrakurikuler perumusan pengembangan bakat dan minat
  • Pengembangan jejaring dengan stake holder pendidikan guna mendukung kelancaran dan peningkatan mutu proses pembelajaran dan pendidikan.
Menimbang manfaat besar yang akan dipetik oleh madrasah, maka Kepala MAN IC bangka Tengah beserta dewan asatidz menyepakati diadakannya program analisis potensi siswa beserta stakeholder madrasah. Kegiatan ini merupakan serangkaian kegiatan yang berlanjut dan dikemas bersama program Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa.

Tahap pertama program ini dimulai dengan pengisian angket potensi siswa, dewan guru serta pejabat Kemenag propinsi Bangka Belitung, kegiatan ini telah dilaksanakan pada hari Jum'at, 11 September 2015. Untuk tahap selanjutnya berupa pemaparan hasil dan pemantapan potensi Madrasah akan dilaksanakan sebulan kemudian.


Share this post :

Post a Comment

Silahkan komentar yang sopan dan mudah dipahami
Admin berhak menghapus komentar yang melanggar norma dan iklan yang tak ada kaitan dengan isi web

Terima kasih atas kunjungan Anda

 
Copyright © 2015. MAN Insan Cendekia Bangka Tengah - All Rights Reserved

Support : MazGuru | MazSoft | Tim IT ICB